Film “Nobody Loves Kay” Membuat Kairi ONIC Tersentuh
Atlet e-sport terkenal, Kairi ONIC, merasa puas setelah menonton film “Nobody Loves Kay” yang sebagian mengangkat kisah hidupnya. Film tersebut berhasil menciptakan momen emosional perjuangannya di dunia e-sport.
Meskipun hanya menonton versi pengembangan kedua, Kairi merasakan sentuhan emosional dari cerita dalam film tersebut. Ia teringat kembali pada masa-masa sulit bersama rekan-rekannya, termasuk diadaptasi menjadi karakter bernama Ido dalam film.
“Sangat puas. Waktu menonton film itu, saya jadi teringat kembali momen-momen haru perjuangan saya bersama teman-teman,” ujar Kairi.
Kairi mengungkapkan bahwa menonton ulang perjalanan hidupnya melalui film memberikan refleksi emosional tersendiri baginya.
Kualitas Film dan Inspirasi
Kairi juga menyatakan antusiasmenya untuk menonton film secara utuh dalam versi finalnya di bioskop pada saat penayangan perdana. Produser eksekutif Angga Dwimas Sasongko dari Visinema juga memberikan pandangannya mengenai kualitas film ini.
Menurut Angga, film “Nobody Loves Kay” telah berhasil menggabungkan narasi yang kuat dengan standar kualitas produksi Visinema yang konsisten. Kisah nyata Kairi diharapkan dapat menginspirasi generasi muda, terutama para gamers dan penggiat e-sport, tentang dedikasi dan pentingnya dukungan dalam meraih impian besar.
Pesan Moral dan Harapan
Angga berharap pesan moral dari film “Nobody Loves Kay” dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton. Ia juga menegaskan kebanggaannya atas kerjasama dalam proyek ini.
“Simpelnya kalau enggak puas, mungkin saya enggak di sini, iya kan? Malu gitu kan? Tapi, ini film yang membuat berani karena ini film yang sangat unik,” ujar Angga.
Ini merupakan momen istimewa bagi Visinema dan Angga, yang juga optimis terhadap masa depan perfilman Indonesia, terutama dengan adanya film-film yang mampu menginspirasi serta memberikan pesan positif kepada penonton.





