Lando Norris Menilai Performanya Meningkat Pesat di Tengah Tuntutan Juara Dunia
Kejuaraan Formula 1 2026 memperlihatkan peningkatan signifikan dalam performa Lando Norris, walaupun dirinya tidak mungkin akan mempertahankan gelar juara dunia. Pembalap McLaren ini berhasil meraih mahkota perdananya tahun lalu dengan mengalahkan rekan setimnya, Oscar Piastri, serta juara bertahan sebelumnya, Max Verstappen, yang sempat mencoba comeback di penghujung musim.
Penampilan Terbaik Norris di Grand Prix Hongaria
Verstappen yang masih berada di persaingan pada hari terakhir, meskipun kendaraan Red Bull-nya sempat mengalami masalah di awal 2025, membuktikan bahwa kedua pembalap McLaren tidak mampu memaksimalkan paket MCL39 yang dominan. Namun, kenyataan bahwa Norris saat ini berada di posisi kelima dalam klasemen setelah memenangkan Grand Prix Hungaria pada hari Minggu, mencerminkan bahwa pada usianya yang sudah 26 tahun, ia telah berhasil mengekstrak potensi tertinggi dari MCL40 miliknya.
Apalagi di ajang Grand Prix Hungaria ini, Norris tampil di level terbaiknya. Meskipun sempat tertinggal oleh Piastri di lap awal, ia berhasil memenangkan perlombaan dengan selisih waktu 15 detik dan menunjukkan kekuasaannya dalam balapan.
Peningkatan Signifikan di Tengah Persaingan Ketat
Norris secara konsisten berada di belakang Piastri, berusaha meminta McLaren untuk memberikan prioritas strategis kepadanya karena keunggulan kecepatan yang jelas, sebelum akhirnya berhasil melaju di posisi terdepan saat pit stop di lap 34-39.
Ketika memperoleh kembali posisi terdepan, sang juara bertahan dengan cepat membangun keunggulan lebih dari 10 detik dan bahkan diminta untuk melambat guna menghemat ban, sementara Piastri akhirnya pensiun akibat masalah gearbox.
Keberhasilan Norris menjadi semakin terlihat setelah ia mengklaim bahwa penampilannya dalam balapan tersebut adalah salah satu yang terbaik, yang membuktikan bahwa dirinya berhasil mengembangkan diri seiring berjalannya waktu. Artinya, meskipun tidak selalu menghasilkan kemenangan, Norris merasa telah melakukan pekerjaan yang lebih baik tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan yang Diperhatikan oleh Bosnya
Bos Norris, Andrea Stella, juga mencatat peningkatan signifikan ini, terutama jika dibandingkan dengan penampilan Norris pada awal musim lalu. Norris yang sudah mengalami keadaan tertinggal 15 poin dari Piastri setelah 11 seri balapan, mampu melakukan kembali demi membalikkan keadaan.
Stella menyebut bahwa Norris tampil lebih percaya diri, menguasai alat-alat yang dimilikinya dalam mengendarai mobil, dan lebih mampu mengontrol emosinya. Hal ini terlihat ketika Norris berada di belakang Piastri, ia tetap menyatakan bahwa masih memiliki keunggulan kecepatan tanpa menunjukkan kefrustrasian berlebihan, yang kemudian membawanya menuju kemenangan.





