JAKARTA – Film “Mortal Kombat II” telah memulai tur globalnya di Jakarta, mengungkapkan sisi personal para pemain dan kedekatan emosional mereka dengan Indonesia. Kunjungan ini tidak hanya sebagai promosi film, tetapi juga sebagai momen istimewa untuk mereka.
Ludi Lin Menyambut Kembali Indonesia
Ludi Lin mengungkapkan bahwa kunjungan ke Indonesia bukan yang pertama baginya. Pada tahun 2019, ia telah menjelajahi berbagai tempat di Tanah Air melalui perjalanan backpacking. Pengalaman tersebut memberikan kesan mendalam baginya, dan saat kembali untuk promosi film, ia merasakan kembali kehangatan yang sama.
Ludi bahkan membawa keluarganya untuk menikmati Jakarta, kota pertama dalam tur global “Mortal Kombat II”. Ia juga menunjukkan dukungan dan kebanggaannya terhadap Joe Taslim, yang merupakan wakil Indonesia dalam proyek tersebut.
Max Huang: Pulang ke Akar
Max Huang, yang memerankan Kung Lao, memiliki akar keluarga di Medan, Sumatera Utara. Hubungannya dengan Indonesia sangat erat, dan kedatangannya dianggap sebagai pulang ke tanah kelahirannya. Sambutan hangat dari publik semakin memperkuat ikatannya dengan Indonesia.
Max bahkan menyebutkan rendang dan cendol sebagai makanan favoritnya, menunjukkan cintanya pada budaya Indonesia. Para pemain membawa kedekatan pribadi mereka ke dalam promosi film ini, menunjukkan bahwa “Mortal Kombat II” bukan hanya tentang aksi, tetapi juga keautentikan hubungan personal.
Standar Tinggi dalam Produksi
Baik Ludi Lin maupun Max Huang mengatakan bahwa film “Mortal Kombat II” dibuat dengan standar yang lebih tinggi. Mereka berdua berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam adegan aksi mereka, dengan kesiapan fisik dan kualitas visual yang maksimal.
Kedalaman karakter Kung Lao dan Liu Kang juga akan menjadi salah satu poin fokus dalam film ini. Mereka akan mengeksplorasi sisi emosional dan konflik batin dari kedua karakter tersebut, memberikan dimensi baru pada cerita klasik “Mortal Kombat”.
Dengan pembukaan tur global di Jakarta, film “Mortal Kombat II” menunjukkan kedekatannya dengan pasar Asia, terutama Indonesia. Diharapkan film ini tidak hanya memberikan aksi yang intens, tetapi juga menyentuh hati penonton dengan cerita yang lebih dalam dan emosional.





