Marcus Ericsson’s Dominant Run Ends in Bittersweet Runner-Up Finish

by -37 Views






Marcus Ericsson Finishes Runner-Up in IndyCar Race

Marcus Ericsson Shines but Falls Short in Bittersweet Runner-Up Finish at World Wide Technology Raceway

Marcus Ericsson mencatat penampilan terbaiknya di seri IndyCar dengan mendominasi jalannya balapan, namun harus puas menjadi penonton depan saat Josef Newgarden mengamankan kemenangan dalam balapan yang berlangsung hingga Senin pagi di World Wide Technology Raceway.

Ericsson Menjadi Sosok Utama di Trek

Pada malam itu, pembalap asal Swedia ini memulai balapan dari posisi 12 dan cepat melesat melalui lintasan. Ericsson berhasil memimpin sebanyak 114 putaran dari total 260 putaran, jumlah yang merupakan rekor tertinggi dalam satu balapan sepanjang kariernya. Ketika bendera merah pertama berkibar di Putaran 137, Ericsson berada di posisi terdepan, dan balapan sempat terhenti selama 38 menit karena para pembalap harus sementara meninggalkan mobil mereka.

Persaingan Ericsson dan Newgarden

Kembali pada lintasan, Ericsson terseret dalam pertarungan sengit dengan Newgarden, rival yang memenangkannya dalam insiden kontroversial pada Indianapolis 500 2023. Dengan 35 putaran tersisa, Ericsson berusaha mengejar Newgarden, namun tak berhasil menyalipnya di garis finis dengan selisih 0.6613 detik.

Meskipun finis di posisi kedua merupakan pencapaian terbaik Ericsson musim ini, namun beliau masih merasa ingin lebih dari balapan tersebut.

“Tentu saja, ini menjadi pertarungan sengit setelah memimpin sebanyak itu banyak putaran dan memiliki mobil yang bagus di bawah saya,” kata Ericsson. “Josef menguasai lintasan-lintasan ini. Dia berhasil mendapat posisi unggul di salah satu pit-stop. Sulit untuk menyalipnya.”

Ericsson menghabiskan waktu seminggu sebelum balapan mempelajari performa Newgarden di trek di luar St. Louis, Missouri, namun masih belum menemukan jawaban yang tepat.

“Membuat Kemajuan Besar”

Ericsson menyimpulkan bahwa meskipun pada akhirnya finis sebagai runner-up, tetap ada rasa kagum dan kebanggaan terhadap kru #28 dan performanya. “Kami di sini untuk menang. Sudah lama bagi saya. Saya merasa seperti bisa meraih kemenangan pada saat-saat tertentu ketika kami berada di posisi unggul. Saya merasa tidak ada yang benar-benar bisa menyalip saya,” ungkapnya.

Pada pit-stop antara Putaran 177-178, Newgarden berhasil melewati Ericsson, perubahan posisi yang membuat perbedaan signifikan mengingat kedua pembalap tersebut memiliki performa yang seimbang.

“Terkadang, satu urutan pit-stop membawa Josef melintasi kami, dan kami beberapa kali berusaha kembali, tapi dia terlalu kuat di depan,” ujar Ericsson. “Sungguh, ini seperti kita benar-benar telah membuat kemajuan besar sepanjang tahun ini. Akhirnya saya merasa percaya diri di atas mobil di semua jenis trek, dari lintasan road, trek jalanan, superspeedways, dan sekarang trek pendek.”

Source link