Mengapa Layer Cukai Rokok Dikritisi?

by -30 Views

Industri Rokok Hadapi Tantangan di Tengah Perlambatan Daya Beli

Jakarta, CNBC Indonesia- Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia merupakan salah satu sektor industri yang memberikan kontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja dan pemasukan negara. Namun, meskipun menyumbang sekitar Rp 300 triliun per tahun ke kas negara, industri rokok dihadapkan pada sejumlah tantangan yang signifikan di tengah perlambatan daya beli dan lonjakan harga yang terjadi pada tahun 2026.

Peredaran Rokok Ilegal dan Tingginya Cukai Menjadi Kendala Utama

Policy and Program Director Prasasti Center for Policy Studies, Piter, menyebutkan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh industri rokok adalah peredaran rokok ilegal dan tingginya Cukai Hasil Tembakau (CHT). Untuk mengatasi permasalahan ini, rencananya akan dilakukan penambahan layer tarif baru pada CHT guna menekan peredaran rokok ilegal. Langkah ini diharapkan dapat mendorong produsen rokok ilegal untuk beralih menjadi produsen rokok legal.

Piter melihat bahwa kebijakan terkait CHT ini seharusnya bertujuan untuk mengendalikan konsumsi tembakau sekaligus meningkatkan penerimaan negara. Oleh karena itu, implementasi kebijakan CHT ini harus dilakukan secara adil tanpa adanya sistem layering yang dapat merugikan pihak-pihak terkait.

Penguatan Roadmap Industri Tembakau RI Diperlukan

Untuk menghadapi tantangan di masa depan, Piter mendorong adanya penguatan roadmap industri tembakau di Indonesia. Salah satu kebijakan yang diusulkan adalah menahan kenaikan cukai rokok agar tidak memberikan tekanan berlebihan pada industri rokok dan sekaligus mengurangi pertumbuhan rokok ilegal.

Dengan adanya langkah-langkah strategis ini, diharapkan industri rokok di Indonesia dapat tetap berkembang secara berkelanjutan sambil menghadapi berbagai tantangan yang ada di sekitarnya.

Simak dialog lengkap antara Bunga Cinka dengan Policy and Program Director Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah dalam program Manufacture Check CNBC Indonesia yang tayang pada Senin, 18 Mei 2026.

Source link