MotoGP, Le Mans Siap Berlakukan Aturan Baru untuk Masuk Pitlane
Sebagai respons terhadap kontroversi yang melibatkan tindakan Marc Marquez pada balapan sprint di Jerez, Direksi Balapan MotoGP mengeluarkan klarifikasi terkait regulasi masuk ke pitlane sebelum Grand Prix Perancis akhir pekan ini di Sirkuit de la Sarthe. Aturan baru tersebut dirancang untuk mencegah pembalap memanfaatkan celah abu-abu dalam regulasi yang memungkinkan Marquez menghindari hukuman di Spanyol setelah memotong ke pitlane selama kondisi cuaca berubah.
Peraturan Baru yang Lebih Tegas
Pembalap pabrikan Ducati tersebut terjatuh di Tikungan 13 selama balapan sprint di Jerez setelah awalnya memutuskan untuk tetap menggunakan ban slick meskipun hujan semakin deras dalam balapan flag-to-flag. Setelah kembali ke lintasan, Marquez menunggu beberapa pembalap lain melewati sambil memasuki pitlane untuk menuju sepeda basahnya. Namun, daripada menggunakan rute konvensional masuk ke pitlane, ia memotong tikungan terakhir dan masuk ke jalur tersebut di luar garis putih terluar daripada bergabung dari awal jalan masuk.
Meskipun manuver yang tidak lazim tersebut dilakukan Marquez, namun ia tidak dikenai hukuman karena redaksi buletin akhir pekan balapan yang didistribusikan kepada tim-tim hanya melarang pembalap memotong garis putih kontinu di sebelah dalam masuk pit — bukan garis luar yang digunakan oleh Marquez.
Penekanan pada Sisi Kanan Masuk Pitlane
Mendekati Le Mans, FIM kini memberikan instruksi yang direvisi kepada tim-tim dalam upaya menutup celah tersebut, meskipun masih ada sedikit ambigu. Buletin yang diperbarui menyatakan bahwa, “untuk menghindari pemotongan tikungan dan berkendara berbahaya saat masuk pit, pembalap tidak boleh melewati tepian kerb berwarna di dalam masuk pit, dan harus tetap di dalam garis putih yang solid di sisi kanan masuk pit.”
Aturan ini menandai perubahan signifikan dari instruksi yang diberikan di Jerez, yang lebih umum mengacu pada menghormati garis putih di dalam masuk pit dan keluar pit. Direksi Balapan juga menjelaskan bahwa insiden semacam itu sekarang akan mengakibatkan hukuman langsung daripada hanya dianggap pelanggaran batas lintasan standar.
Meskipun panduan yang direvisi masih fokus terutama pada sisi kanan masuk pit, namun tidak sepenuhnya menangani apa yang terjadi di sisi lain jalur tersebut. Hal ini berarti masih ada celah abu-abu dalam regulasi, terutama mengenai perbedaan antara bagian dalam dan luar masuk pit — celah yang pada akhirnya menguntungkan Marquez di Jerez.





