Operasi Pesta Copet : Sorot Marak Sindikat Kriminal di Festival

by -39 Views

Film ‘Operasi Pesta Copet’: Sorotan Tajam terhadap Sindikat Kriminalitas Pencopetan

Industri hiburan dan festival musik tanah air makin marak, namun ancaman sindikat kriminalitas pencopetan terorganisir juga semakin mengkhawatirkan. Fenomena ini dibahas dalam film ‘Operasi Pesta Copet’ yang diproduksi Imajinari bersama Angin Segar dan Boss Creator.

Kritik Sosial di Balik Kisah Film

Sutradara Edy Khemod mengungkapkan bahwa cerita film ini terinspirasi dari kejadian nyata di konser bersama band Seringai di Solo. Pelaku pencopetan ternyata merupakan komplotan asal Jakarta yang beraksi di tengah kerumunan moshpit dengan modus yang terorganisir.

Menurut Edy Khemod, sindikat kriminalitas ini terus muncul karena akar permasalahan ekonomi yang memicu generasi muda nekat melakukan aksi kriminal. Dalam film ini, kritik sosial disampaikan secara jujur melalui medium komedi tanpa menggurui.

Proses Pengambilan Gambar Ekstrem

Produser Ernest Prakasa menegaskan bahwa film ini melakukan pengambilan gambar langsung di festival Pestapora asli yang memiliki 100 ribu penonton. Hal ini menjadi langkah berani untuk mencerminkan realitas sosial masyarakat kelas bawah.

Aktor utama dan produser film, Iqbaal Ramadhan, menyebut pengalaman syuting di tengah kerumunan penonton sungguhan sebagai tantangan tersendiri. Dia berharap penonton bisa merasakan potret riil kehidupan anak muda yang terdesak oleh kondisi sosial dan ekonomi.

Pesan Edukasi melalui Film

Para pemeran juga menjalani pelatihan intensif selama dua bulan bersama pesulap profesional untuk memahami pola kerja sindikat pencopetan. Mereka belajar berbagai trik dan teknik yang digunakan dalam aksi kejahatan mereka.

Melalui film ‘Operasi Pesta Copet’, pesan edukasi keamanan publik disampaikan secara tersirat agar masyarakat lebih waspada terhadap ancaman kriminalitas. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

Source link