PLN Minta Maaf atas Gangguan Kelistrikan di Sumatra
Jakarta, CNBC Indonesia – PT PLN (Persero) meminta permohonan maaf dan penjelasan kepada masyarakat terkait gangguan kelistrikan yang terjadi di daerah Sumatra sejak malam sebelumnya. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebutkan bahwa gangguan tersebut meliputi beberapa wilayah di Sumatra, seperti Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, dan Aceh.
Penyebab Gangguan Kelistrikan
Darmawan Prasodjo mengungkapkan bahwa gangguan kelistrikan di Sumatra disebabkan oleh masalah pada ruas transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi. Gangguan ini awalnya dipicu oleh kondisi cuaca eksternal, yang mengakibatkan sistem transmisi tersebut keluar dari jaringan kelistrikan Sumatra.
Ia menjelaskan bahwa akibat dari gangguan ini, sejumlah wilayah mengalami oversupply dan undersupply listrik. Hal ini menyebabkan frekuensi dan tegangan listrik di beberapa daerah tidak stabil, sehingga beberapa pembangkit listrik secara otomatis terputus dari sistem.
Upaya Perbaikan PLN
Meskipun terjadi gangguan yang luas, PLN telah melakukan asesmen terkait kerusakan pada gardu induk dan sistem transmisi. Dalam waktu sekitar 2 jam setelah kejadian, PLN berhasil memulihkan keseluruhan sistem gardu induk dan transmisi yang terganggu.
Langkah selanjutnya yang dilakukan PLN adalah menyalakan kembali pembangkit yang terdampak dan menghubungkannya kembali ke sistem transmisi melalui gardu induk untuk memastikan sinkronisasi listrik kembali normal. PLN juga meminta maaf atas gangguan yang terjadi dan memastikan akan terus melakukan langkah-langkah perbaikan guna mencegah terjadinya gangguan serupa di masa depan.
Saat ini, pemulihan listrik di wilayah Sumatra sudah berjalan secara bertahap, namun diharapkan dapat kembali normal dalam waktu yang lebih singkat. PLN juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan memahami situasi yang sedang terjadi.




