Protes Buruh Manufaktur: Hapus PPh dan Setop PHK

by -34 Views

Massa Buruh di May Day Tuntut Hapus PPh dan Setop PHK

Pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2026, ribuan massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII) turun ke jalan di kawasan Patung Kuda, Jakarta, untuk menyuarakan tuntutan mereka. Mereka menuntut pemerintah untuk menghapus Pajak Penghasilan (PPh) bagi para pekerja dan menghentikan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dianggap merugikan buruh.

Unjuk Rasa Massa Buruh

Dalam unjuk rasa yang dilakukan pada Kamis (1/5/2026), para buruh memadati area sekitar Patung Kuda sambil membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan mereka. Mereka bersama-sama menyuarakan hak-hak pekerja yang dianggap belum terpenuhi dan berupaya untuk memperjuangkan kondisi kerja yang lebih baik.

Selain menuntut penghapusan PPh dan penghentian PHK, massa buruh juga mengkritik perlakuan perusahaan yang dinilai tidak memperhatikan kesejahteraan pekerja. Mereka menyerukan agar hak-hak pekerja dihormati dan kondisi kerja yang aman dan nyaman dijamin oleh pihak perusahaan.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Unjuk rasa yang dilakukan oleh massa buruh tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi buruh lainnya serta sejumlah elemen masyarakat yang peduli terhadap isu ketenagakerjaan. Aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa tuntutan para buruh tidak hanya bersifat individu, namun mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan yang peduli akan hak-hak pekerja.

Selama unjuk rasa berlangsung, suasana tetap kondusif dengan pengamanan yang ketat dari aparat kepolisian. Massa buruh menyampaikan aspirasi mereka secara damai dan tertib, menunjukkan kesadaran akan pentingnya penyampaian pendapat secara bebas namun tetap menghormati aturan yang berlaku.

Source link