Proyek Layar Lebar Minilemon: Bangun Karakter Positif Anak

by -27 Views

Karakter Anak dan Toleransi dalam Pendidikan Karakter Minilemon

Surabaya – Pendidikan karakter menjadi hal yang sangat penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Salah satu upaya untuk mewujudkannya adalah melalui karakter animasi lokal yang bernama Minilemon. Minilemon hadir dengan konten edukasi yang ramah anak di platform YouTube dan media sosial, yang memberikan pesan toleransi serta pendidikan karakter untuk mendukung pola asuh di era digital.

Minilemon: Karakter Animasi Lokal dengan Pesan Positif

Minilemon merupakan karya dari Reno Halsamer, Founder dan CEO D’Topeng Kingdom Group. Karakter Minilemon sendiri dirancang dengan visual yang unik, gabungan antara buah lemon dengan wajah topeng koleksi Reno Halsamer. Saat ini, Minilemon Studio sedang dalam proses penyelesaian proyek sinema bioskop Minilemon Movie yang melibatkan siswa SMK dalam produksi film tersebut.

Minilemon Movie sendiri mengangkat kisah petualangan enam sekawan yang masing-masing mewakili keragaman suku di Indonesia. Untuk memperkuat pengembangan animasi ini, Reno bekerja sama dengan akademisi, pakar psikologi, dan komunitas parenting. Kehadiran Minilemon dalam pembentukan karakter anak diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta anak-anak terhadap budaya bangsa.

Peran Orang Tua dan Program Bed Time Story

Reno menyadari bahwa membangun karakter positif membutuhkan peran besar dari orang tua. Orang tua memiliki peran sebagai pembimbing dan pengarah dalam memilihkan konten yang tepat untuk anak-anak. Melalui tontonan Minilemon, orang tua bisa membantu mengembangkan karakter anak sesuai dengan pola asuh yang mereka anut.

Selain konten video, Minilemon Studio juga mempersiapkan program Bed Time Story sebagai sarana orang tua untuk mendongeng sebelum tidur. Program ini dirancang untuk membangun komunikasi dan ikatan antara orang tua dan anak. Kerjasama dengan berbagai pihak seperti Lions Club diharapkan dapat memperluas edukasi pendidikan karakter di tengah derasnya konten digital saat ini.

Source link