Rahal Calls Last-Lap Road America Podium Clash ‘Power being Power’

by -30 Views

Graham Rahal Alami Kekecewaan di Putaran Terakhir Grand Prix XPEL

Grand Prix XPEL di Road America berakhir dengan kekecewaan bagi Graham Rahal setelah usahanya memperoleh podium dihantui benturan dengan Will Power dari Andretti Global. Start dari belakang grid, pembalap asal Ohio berusia 37 tahun ini hampir saja meraih podium sebelum terpaksa terpaksa menabrak dinding hanya dua tikungan sebelum garis finis.

Manuver Strategis

Dengan mengendarai Honda #15 milik Rahal Letterman Lanigan Racing, Rahal memulai balapan dari posisi ke-20. Namun, strategi pit yang tajam dan panggilan strategi yang baik dari kru-nya memungkinkan Rahal naik ke posisi ketiga sebelum berakhir pada tikungan dramatis saat balapan memasuki lap terakhir.

“…dia menabrak bagian belakang mobil saya; dia bahkan tidak sejajar dengan saya.” – Graham Rahal

Meskipun demikian, usaha Rahal untuk finis podium sirna di Tikungan 12. Saat ia mempertahankan posisinya, Power menabrak bagian belakang mobil Honda #15, mendorong Rahal ke dinding. Sementara balapan Rahal berakhir di penghalang hanya dua tikungan menjelang garis finis, Power berhasil finis di posisi ketiga.

Komentar Rahal

Setelah balapan, Rahal yang frustasi memuji upaya tim-nya tetapi tanpa cela dalam mengomentari insiden tersebut. “Posisi kami berkat kru pit dan tim lagi,” ujar Rahal. “Tetapi saya benar-benar tidak butuh safety car di akhir balapan karena mobil kami tidak memulai dengan baik saat restart dan terutama saat keluar pit.

“Jadi, dengan Power, saya bertahan selama sekitar enam atau tujuh lap sebelum mobil mulai lebih nyaman dan kami mulai bisa menjauh. Jadi, safety car dua lap terakhir, saya benar-benar tidak ingin melihatnya. Secara keseluruhan, itulah adanya. Itu hanya Power being Power. Saya punya hak untuk bergerak ke kanan di ujung zona pengereman.

“Orang mungkin mengatakan bahwa saya kembali ke kiri, tapi dia menabrak bagian belakang mobil saya; dia bahkan tidak sejajar dengan saya. Sangat menyebalkan tidak bisa mendapatkan hasil yang saya rasa layak kami dapatkan karena Brian (Barnhart; strategist) dan Yves (Touron; race engineer) melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan perubahan yang mereka lakukan. Pace balapan kami jauh lebih baik dari yang kami harapkan. Dan tidak bisa melihat hasilnya sangat menyebalkan.”

Dengan demikian, balapan berakhir dengan kontroversi di tikungan terakhir yang meninggalkan Rahal dengan rasa tidak puas atas hasil yang seharusnya didapatkannya.

Source link