Red Bull Admits Fault for Verstappen’s Austrian GP Qualifying Accident

by -31 Views

Qualifikasi GP Austria F1 di Q3 berlangsung dramatis saat Max Verstappen kehilangan kendali atas RB22-nya di Tikungan 9 di Red Bull Ring setelah, menurut penjelasan dari sang pembalap sendiri, mengalami masalah signifikan sejak tiga tikungan sebelumnya. Laurent Mekies telah mengungkapkan bahwa Verstappen kekurangan downforce di bagian belakang mobil saat kecelakaan terjadi, sehingga mobilnya langsung tidak terkendali segera setelah belokan. “Dinamika insiden tersebut cukup tidak lazim. Kami kehilangan performa aero di bagian belakang mobil dan itu tidak memberi kesempatan bagi Max untuk bertahan,” ujar Mekies.

Krisis Performa Verstappen

Sebelum mencapai Tikungan 9, terdapat zona SM di mana aero aktif diaktifkan. Foto-foto menunjukkan bahwa sayap belakang telah tertutup kembali saat kecelakaan terjadi. Namun, Verstappen mengatakan bahwa ia kekurangan downforce di bagian belakang mobil saat hendak belok. Setelah Red Bull mengidentifikasi penyebabnya, Verstappen juga mengakui bahwa tidak ada yang bisa dilakukannya untuk menghindari putaran mobil. Menurut sang juara dunia empat kali, insiden tersebut membuatnya tidak memiliki kendali dan kemudi terkunci penuh.

Red Bull Belajar dari Paket Upgrade Baru

Selain kecelakaan, Red Bull juga menghadapi beberapa tantangan pada akhir pekan ini. Pada hari Jumat, kedua pembalap mengeluh tentang masalah unit tenaga di Tikungan 3, yang telah diselesaikan menurut Verstappen. Selain itu, keseimbangan mobil pun tidak sesuai harapan tim. Mekies mengakui bahwa Red Bull masih belajar tentang paket upgrade baru mereka. “Dengan setiap upgrade yang signifikan, tidak pernah semudah pasang dan main. Tantangan sebenarnya adalah untuk memahami paket tersebut, mengidentifikasi jendela operasi optimal, dan maksimalkan potensi mereka selama akhir pekan,” jelas Mekies.

Source link