Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang: SIFF 2026

by -59 Views

Jakarta – Film “Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang” melangkah ke China untuk berkompetisi dalam Shanghai International Film Festival 2026.

Hasil Seleksi dan Kategori

Film karya sutradara Ismail Basbeth ini berhasil masuk ke tujuh kategori, termasuk Best Feature, Best Director, Best Actor, Best Actress, Best Screenplay, Best Cinematographer, dan Best Outstanding Artistic.

Nugroho Dewanto, Produser dari film RBMT yang juga menjabat sebagai CEO Matta Cinema Production, menyatakan bahwa film ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga merupakan kehormatan karena menjadi perwakilan dari industri hiburan Indonesia di kancah internasional.

Selain di SIFF, film internasional berjudul “My Own Last Supper” ini juga pernah diluncurkan di Asia Content and Film Market (ACFM) Busan International Film Festival pada tahun 2025.

Sinopsis Film

“Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang” diadaptasi dari novel karya Wisnu Suryaning Adji, mengisahkan tentang Encek, seorang individu keturunan Tionghoa yang mengalami trauma psikologis dan politis karena identitas etnisnya.

Ismail Basbeth ingin menyuguhkan penonton dengan realitas kehidupan warga keturunan Tionghoa di Indonesia, bagaimana mereka harus menghadapi diskriminasi dan drama dalam kehidupan mereka.

Dibintangi oleh Ferry Salim, Melissa Karim, dan Verdi Soleiman, film ini juga menandai debut bagi Jessy Davita dan Nicholas Anderson, serta akademisi Rocky Gerung. Saat ini belum ada informasi resmi mengenai jadwal penayangan film ini di Indonesia.

Source link