Bitwise: Hyperliquid Seharusnya Dinilai Berdasarkan Pasar Aset Global
Chief Investment Officer (CIO) Bitwise, Matt Hougan, mengungkapkan pandangannya mengenai nilai Hyperliquid (HYPE) yang seharusnya dinilai berdasarkan pasar aset global senilai US$ 600 triliun, bukan berdasarkan nilai crypto universe US$ 3 triliun. Menurut Hougan, ETF spot Hyperliquid milik Bitwise telah berhasil menarik hampir US$ 60 juta sejak debut di NYSE pertengahan Mei lalu.
Token HYPE: Generasi 2 yang Berbeda
Menurut Hougan, HYPE berbeda dari token bursa kripto sebelumnya. Token ini menarik hampir semua biaya perdagangan ke dalam pembelian kembali atau buyback. Ia menjelaskan bahwa HYPE sebenarnya merupakan token generasi kedua yang baru dalam bentuk aplikasi keuangan yang memanfaatkan teknologi kripto untuk menciptakan pengalaman keuangan baru, lebih canggih daripada sistem tradisional.
Harga HYPE diperdagangkan mendekati US$ 68 atau sekitar Rp 1,21 juta pada Sabtu lalu, naik 10% dalam 24 jam. Hyperliquid saat ini berada di peringkat ke-11 berdasarkan kapitalisasi pasar menurut data BeinCrypto.
Risiko Persaingan dan Akses AS
Hougan juga mengutarakan bahwa risiko eksekusi menjadi tantangan bagi Hyperliquid di masa depan. Saingan-saingan seperti NYSE, CME, dan protokol DeFi siap untuk memberikan persaingan signifikan. Namun, saat ini investor AS masih belum bisa melakukan perdagangan langsung di bursa luar negeri.
ETF BHYP dikelola oleh Bitwise dengan sekitar 70% kepemilikannya memakai infrastruktur Bitwise sendiri. Perusahaan tersebut juga mengalokasikan 10% biaya manajemen ke HYPE yang tercatat dalam neraca keuangannya.





