Keberadaan kampanye Get Blue di tengah meningkatnya perhatian terhadap penggunaan air oleh sektor teknologi menjadi sorotan. Data dari Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) memperlihatkan bahwa konsumsi air langsung oleh pusat data di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 73 miliar galon pada tahun 2028. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang memerlukan kapasitas komputasi dan infrastruktur data center dalam jumlah besar.
Pendiri Water.org menjelaskan bahwa meskipun kampanye Get Blue tidak langsung ditujukan untuk mengurangi konsumsi air industri, program ini memiliki fokus utama pada membantu masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan akses terhadap air bersih dan sanitasi. Pendanaan untuk program ini berasal dari hasil penjualan produk para mitra serta sumbangan langsung yang kemudian disalurkan kepada Water.org.
Kolaborasi dengan Ripple
Program Get Blue memanfaatkan model WaterCredit yang telah dikembangkan oleh Water.org untuk menyediakan pembiayaan terjangkau bagi masyarakat agar dapat memperoleh layanan dasar seperti air bersih dan sanitasi. Dalam kerja sama ini, Ripple menggunakan stablecoin RLUSD yang nilainya selaras dengan dolar AS untuk menyalurkan dana kepada mitra lembaga keuangan mikro Water.org di berbagai negara berkembang.
Penggunaan aset digital seperti stablecoin dianggap dapat membantu mempercepat dan memperluas transaksi lintas negara yang diperlukan dalam program pembiayaan tersebut, sehingga memberikan dampak yang lebih besar secara global.





