Strategi Investasi Aman Saat Harga Bitcoin Masih Stagnan

by -26 Views

Berita Terbaru: Tren Pelemahan Harga Bitcoin dan Dampaknya terhadap Pasar

Harga Bitcoin Terus Melemah

Harga Bitcoin terus bergerak dalam tren melemah setelah mengalami penurunan selama hampir sembilan bulan terakhir. Hal ini membuat optimisme sebagian investor mulai memudar, termasuk di kalangan pemegang Bitcoin jangka panjang. Meski koreksi sudah cukup dalam, sejumlah indikator teknikal masih menunjukkan sinyal negatif. Indikator seperti Exponential Moving Average (EMA), Weighted Moving Average (WMA), Moving Average Convergence Divergence (MACD), hingga Directional Movement Index (DMI) masih mengarah pada tren penurunan.

Perbandingan dengan Siklus Sebelumnya

Jika melihat sejarah, pelemahan Bitcoin saat ini sebenarnya belum sedalam siklus sebelumnya. Dalam lima periode koreksi terbesar yang pernah dialami aset kripto tersebut, empat di antaranya mencatat penurunan lebih dari 80%. Apabila skenario serupa terjadi pada siklus saat ini, harga Bitcoin berpotensi turun hingga mendekati kisaran US$ 22.000.

Tekanan terhadap Bitcoin juga terjadi seiring melemahnya sejumlah aset yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Harga emas dan perak, misalnya, baru-baru ini turun menembus rata-rata pergerakan jangka panjangnya. Di kelompok logam industri, tembaga masih bertahan tetapi aluminium turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari, mengindikasikan melemahnya sentimen terhadap komoditas secara lebih luas.

Source link