Strive Beli 1.107 Bitcoin, Investasi Tembus Rp1,69 Triliun

by -42 Views

Strive menambah 1.107 bitcoin (BTC) senilai sekitar US$94,5 juta atau Rp1,69 triliun dalam transaksi yang berlangsung pada 21–25 September 2026. Akuisisi tersebut membawa total kepemilikan perusahaan menjadi 27.462 BTC dan memperkuat ambisinya untuk naik peringkat di antara perusahaan publik pemegang bitcoin terbesar di dunia.

Berdasarkan dokumen Form 8-K yang disampaikan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada Senin pekan ini, Strive membeli bitcoin dengan harga rata-rata US$85.396 per koin. Jika dikonversikan menggunakan asumsi kurs US$1 setara Rp17.970, nilai rata-rata pembelian itu sekitar Rp1,53 miliar per bitcoin.

Masih di peringkat kelima

Dengan kepemilikan terbaru tersebut, Strive masih menempati posisi kelima sebagai perusahaan publik dengan simpanan bitcoin terbesar di dunia. Posisi teratas ditempati Strategy, disusul Twenty One, Metaplanet, dan MARA.

Chief Executive Officer (CEO) Strive Matt Cole mengatakan perusahaan berpotensi merebut posisi kedua pada akhir 2026. Namun, ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan skenario utama yang menjadi target perusahaan.

Strive saat ini membutuhkan tambahan 16.053 BTC untuk melampaui kepemilikan Twenty One yang mencapai 43.514 BTC. Perhitungan itu menggunakan asumsi Twenty One tidak membeli bitcoin tambahan. Dengan tersisa 13 minggu penuh hingga akhir tahun, Strive perlu mengakuisisi rata-rata sekitar 1.235 BTC setiap pekan untuk mengejar posisi tersebut.

Penggalangan modal berlanjut

Jumlah bitcoin yang dibeli Strive kali ini sedikit lebih rendah dibandingkan penambahan 1.355 BTC pada pekan sebelumnya. Meski demikian, perusahaan tetap menghimpun dana untuk mendukung strategi akumulasi bitcoin melalui saham preferen perpetual SATA dan pelaksanaan waran yang beredar.

Pelaksanaan hak beli saham atau waran menghasilkan pendapatan kotor US$12,4 juta, setara sekitar Rp222,77 miliar. Nilai tersebut turun dibandingkan US$21,2 juta atau Rp380,86 miliar yang dihimpun melalui mekanisme yang sama pada pekan sebelumnya.

Penjualan SATA menyumbang 85 persen dari total modal yang dihimpun Strive pada pekan lalu. Kontribusinya meningkat dibandingkan 57,75 persen pada periode sebelumnya. Data tersebut menunjukkan sumber pendanaan pembelian bitcoin perusahaan lebih banyak berasal dari penjualan instrumen SATA dalam periode terbaru.

Di pasar, harga bitcoin sempat melemah 1,71 persen pada Minggu malam. Namun, berdasarkan data CoinMarketCap yang dipantau pada Selasa, 29 September 2026 pukul 17.29 WIB, harga bitcoin tercatat naik 1,56 persen dalam 24 jam terakhir menjadi US$84.092 atau sekitar Rp1,51 miliar per koin.

Source link