Pentingnya Perencanaan Infrastruktur untuk Dampak Nyata bagi Masyarakat
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rachmat Kaimuddin, menyoroti pentingnya perencanaan infrastruktur yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Dalam Konsultasi Regional Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rachmat menggarisbawahi pentingnya forum tersebut sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan rencana pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2027 antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurutnya, situasi global yang tengah bergejolak, terutama akibat konflik geopolitik dan tekanan ekonomi dunia, perlu menjadi perhatian dalam menyusun kebijakan infrastruktur. Hal ini juga berkaitan dengan visi besar pemerintah dalam memprioritaskan sektor pangan dan energi untuk mencapai kemandirian. Pendekatan pembangunan infrastruktur pun kini berfokus pada hasil dan dampak nyata, bukan hanya pembangunan fisik semata.
Dalam hal koordinasi antar kementerian dan lembaga, Rachmat menegaskan perlunya penyelarasan target kinerja untuk mencapai tujuan bersama. Ia juga menyoroti perlunya pendanaan yang besar untuk pertumbuhan ekonomi nasional, dan mengajak untuk memanfaatkan skema pembiayaan alternatif seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) agar proyek infrastruktur tetap menarik bagi investor.
Rachmat juga menegaskan sektor prioritas pemerintah ke depan, termasuk ketahanan air, konektivitas, dan perlindungan kawasan pesisir. Dengan demikian, perencanaan infrastruktur yang matang dan terpadu menjadi kunci untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.





