Tragisnya Nasib Jagoan Penguasa Wilayah Jawa Timur

by -50 Views






Jagoan Penguasa Wilayah Jawa Timur: Kisah Ken Arok

Jagoan Penguasa Wilayah Jawa Timur: Kisah Ken Arok

“Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.”

Ken Arok: Jagoan Penguasa Wilayah Jawa Timur

Keberhasilan seseorang menguasai dan memimpin suatu daerah tidak lepas dari kemampuan mengeksekusi strategi. Pada masa lalu, figur seorang jagoan atau pelaku kriminal seperti Ken Arok tidak jarang menggunakan segala cara untuk mencapai tujuannya.

Kisah Ken Arok sebagai salah satu jagoan tertua di Nusantara telah tercatat dalam berbagai episode sejarah. Dilahirkan dari seorang petani dan dibesarkan oleh seorang pencuri, Ken Arok tumbuh dalam lingkungan yang mengarahkannya ke jalur hitam.

Perbuatan-perbuatan kriminal yang dilakukannya, seperti perjudian, pencurian, dan pembunuhan, membuatnya diperhitungkan di kawasan Tumapel. Bahkan, Tunggul Ametung, penguasa Tumapel saat itu, menjadikannya orang kepercayaan.

Penaklukan Jawa Timur

Berambisi untuk berkuasa, Ken Arok menikahi istri Tunggul Ametung, Ken Dedes, dengan harapan dapat menjadi penguasa Jawa. Melalui serangkaian aksi cerdik, termasuk menggunakan sebuah keris untuk membunuh sang penguasa, Ken Arok berhasil menguasai Tumapel dan menjadikannya raja pertama.

Dengan keberhasilan penaklukan tersebut, Ken Arok tidak berhenti sampai di situ. Ambisinya meluas ke seluruh wilayah Jawa Timur. Melalui serangan ke Kerajaan Kediri, Ken Arok berhasil memperluas wilayah kekuasaannya dan menjadi penguasa Jawa Timur pada awal abad ke-13.

Meskipun berhasil berkuasa selama lebih dari 20 tahun, hidup Ken Arok berakhir tragis ketika dibunuh oleh Anusapati sebagai balas dendam atas kematian ayahnya, Tunggul Ametung. Anusapati pun kemudian menggantikan posisi Ken Arok sebagai raja.

(tps/dce)

Source link