Trump Media & Technology Group Fokus pada Ekspansi Bisnis dan Perdagangan Saham
Trump Media & Technology Group (TMTG) didirikan setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengalami pemblokiran dari sejumlah platform media sosial karena insiden di Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021. Perusahaan ini kemudian melantai di Nasdaq melalui merger dengan perusahaan akuisisi SPAC dan mulai diperdagangkan dengan kode saham DJT pada tahun 2024.
Ekspansi ke Berbagai Sektor Bisnis
Awalnya, Truth Social menjadi produk utama dari TMTG, namun perusahaan telah melangkah lebih jauh dengan berekspansi ke sektor lain seperti kripto, layanan keuangan, dan energi fusi. CEO sementara TMTG, Kevin McGurn, menyatakan bahwa perusahaan saat ini sedang menarik diri dari perjanjian sebelumnya dengan Crypto.com. Hal ini dilakukan untuk lebih fokus pada bisnis media dan rencana merger dengan TAE, perusahaan teknologi energi fusi.
“Kombinasi dengan TAE merupakan pendorong utama bagi nilai jangka panjang perusahaan ini,” ujar McGurn dalam paparan kinerja kuartalannya. Perlu diketahui bahwa saat ini belum ada pembangkit listrik komersial yang menggunakan teknologi fusi untuk memproduksi listrik.
Meskipun Trump Media & Technology Group masih menghadapi perubahan strategis dan restrukturisasi, langkah-langkah ini menunjukkan fokus perusahaan pada ekspansi bisnis dan tujuannya menuju perdagangan saham di bursa Nasdaq.





