Konflik Rusia-Ukraina: Kilang Minyak Moskow Dihantam Serangan Drone
Jakarta, CNBC Indonesia – Kilang minyak di Moskow, Rusia mengalami kerusakan parah akibat serangan drone Ukraina. Akibatnya, kilang tersebut diperkirakan tak bisa beroperasi selama sedikitnya enam bulan, menambah krisis pasokan bahan bakar di Rusia.
Kerusakan Signifikan yang Tak Biasa
Sumber industri menyatakan bahwa kerusakan yang disebabkan oleh serangan drone Ukraina sangat signifikan, membutuhkan waktu yang lama untuk memperbaikinya. Kilang Moskow merupakan pemasok utama bahan bakar di ibu kota Rusia.
“Akan membutuhkan setidaknya setengah tahun untuk memperbaikinya,” kata salah satu sumber industri mengenai kerusakan tersebut, dilansir Reuters.
Gazprom Neft, perusahaan energi Rusia yang mengoperasikan kilang tersebut, belum memberikan komentar terkait kondisi kilang atau estimasi waktu pemulihan operasional.
Serangan Antara Ukraina dan Rusia
Serangan drone Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia semakin meluas dalam beberapa bulan terakhir. Kyiv terus melancarkan serangan terhadap sektor energi Rusia sebagai strategi untuk menekan Moskow.
Rusia juga tak tinggal diam, melancarkan serangan rudal terhadap target sektor energi dan pertahanan di Ukraina. Pertukaran serangan ini semakin menjadi salah satu dimensi utama dalam konflik panjang kedua negara.
Sumber industri mengatakan bahwa serangan Ukraina telah mengurangi kapasitas produksi minyak Rusia, mulai dari kelangkaan produk minyak, lonjakan harga bahan bakar, hingga antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar.
Konsekuensi Serangan
Data terbaru menunjukkan bahwa kilang Moskow mengolah sekitar 11,6 juta ton minyak mentah pada tahun 2024. Fasilitas itu menjadi aset energi penting bagi pasokan bahan bakar di wilayah ibu kota Rusia dan sekitarnya.
Pemerintah Rusia kini tengah mempertimbangkan langkah darurat untuk mengatasi krisis pasokan energi. Salah satu opsi yang dibahas adalah larangan ekspor diesel guna memastikan kebutuhan dalam negeri terpenuhi.
Pemerintah juga mempertimbangkan impor bahan bakar untuk mengatasi kekurangan pasokan di beberapa wilayah. Salah satunya adalah Krimea yang mengalami keterbatasan pasokan bensin.





