Video: Strategi Pengusaha EBT Mendapatkan Pembiayaan

by -37 Views

Perluasan sumber pembiayaan menjadi salah satu tantangan utama bagi pengembangan bisnis energi baru dan terbarukan (EBT), termasuk pembangkit listrik tenaga air dan tenaga surya. Direktur Utama PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), Aldo Artoko, menyebut akses pendanaan proyek masih menjadi persoalan yang perlu diatasi oleh pelaku usaha di sektor energi hijau.

Menurut Aldo, skema Power Purchase Agreement (PPA) dengan PT PLN (Persero) masih menjadi harapan emiten untuk memperoleh pembiayaan proyek EBT. Kontrak jual-beli listrik tersebut dipandang penting karena berkaitan dengan upaya perusahaan mendapatkan dukungan pendanaan bagi pengembangan proyek.

Tantangan pembiayaan proyek EBT

Ketergantungan pada kepastian kontrak penjualan listrik membuat perluasan sumber pembiayaan menjadi agenda penting bagi perusahaan. Bagi ARKO, tantangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan peluang ekspansi bisnis, tetapi juga dengan kemampuan memperoleh pendanaan untuk merealisasikan proyek pembangkit energi terbarukan.

Persoalan pembiayaan ini mencakup pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga air maupun proyek energi surya. Masing-masing jenis pembangkit memiliki kebutuhan pengembangan yang harus dipenuhi sebelum proyek dapat berjalan, sementara akses terhadap sumber dana menjadi salah satu faktor yang menentukan ruang ekspansi perusahaan.

ARKO menilai prospek bisnis EBT tetap menjanjikan. Optimisme itu sejalan dengan dukungan terhadap program transisi energi yang diarahkan untuk mendukung swasembada energi nasional. Perusahaan melihat agenda tersebut sebagai faktor yang dapat menopang pertumbuhan bisnis energi hijau ke depan.

Lahan dan infrastruktur penyimpanan

Selain pendanaan, pengembangan pembangkit listrik tenaga surya juga menghadapi kendala ketersediaan lahan. Proyek PLTS membutuhkan lahan yang luas, sehingga akses terhadap area yang sesuai menjadi tantangan tersendiri dalam menyiapkan dan memperluas proyek.

Ketersediaan infrastruktur storage system atau sistem penyimpanan energi turut menjadi persoalan lain yang disebut dalam pengembangan energi surya. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari tantangan yang perlu diperhatikan ketika proyek PLTS dikembangkan, selain aspek lahan dan pembiayaan.

Dengan tantangan yang mencakup pendanaan, lahan, serta infrastruktur penyimpanan, pengembangan energi hijau masih membutuhkan dukungan dari berbagai sisi. ARKO tetap memandang sektor EBT memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan, terutama seiring berjalannya program transisi energi dan upaya mencapai swasembada energi nasional.

Pandangan mengenai prospek dan hambatan tersebut disampaikan Aldo Artoko dalam dialog bersama Shania Alatas di program Squawk Box CNBC Indonesia pada Jumat, 18 September 2026.

Source link