JAKARTA – Penggemar waralaba Fast & Furious mendapat kabar terbaru mengenai film pamungkas saga balap dan aksi tersebut. Vin Diesel mengungkapkan bahwa produksi Fast Forever dijadwalkan mulai berlangsung pada Desember 2026.
Vin Diesel Sempat Menangis Membaca Naskah
Sebagai salah satu aktor utama sekaligus sosok penting di balik waralaba tersebut, Diesel mengaku membutuhkan waktu panjang untuk menemukan cerita yang dianggap pantas menjadi penutup. Proses pengembangan Fast Forever disebut melibatkan empat tim penulis dan berlangsung selama sekitar empat tahun.
Menariknya, naskah film tersebut bahkan membuat Diesel emosional. “Ketika saya membaca naskahnya, di tengah-tengah cerita, ada satu air mata. Ketika sampai di akhir naskah yang kami susun dan kerjakan dengan sangat keras selama empat tahun, saya menangis,” kata Diesel.
Jadi Penutup Perjalanan Panjang Fast & Furious
Fast & Furious merupakan salah satu waralaba terbesar milik Universal Pictures. Serial tersebut juga menjadi salah satu franchise film paling menguntungkan dengan total pendapatan box office global mencapai sekitar 7,3 miliar dolar AS.
Sejak film pertama dirilis pada 2001, kisah yang awalnya berpusat pada balap jalanan berkembang menjadi franchise aksi berskala global dengan berbagai karakter dan lokasi.
Kini, perjalanan tersebut akan memasuki babak terakhir melalui Fast Forever. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 Maret 2028.
Dengan proses pengembangan yang berlangsung bertahun-tahun, Vin Diesel dan tim produksi memiliki waktu untuk memastikan film terakhir tersebut mampu memberikan penutup yang berkesan bagi penggemar.
Bagi waralaba yang telah menjadi bagian dari budaya pop selama lebih dari 20 tahun, Fast Forever bukan sekadar film baru, melainkan penanda berakhirnya salah satu saga aksi terbesar di Hollywood. (*)

