Wajah Baru Tanjung Perak Jazz 2026: Surabaya Expo Center, Megah & Lintas Genre

by -32 Views







Tanjung Perak Jazz 2026 Meriahkan Surabaya dengan Sentuhan Eksklusif

Tanjung Perak Jazz 2026 Meriahkan Surabaya dengan Sentuhan Eksklusif

Perhelatan musik tahunan Tanjung Perak Jazz (TPJ) 2026 telah sukses menyajikan pengalaman yang berbeda bagi para pecinta musik. Festival ini berlangsung di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Minggu (28/6/2026) dan menunjukkan bahwa TPJ bukan hanya sekadar panggung bagi musisi ternama, tetapi juga sebuah wadah perayaan budaya yang memadukan identitas lokal Surabaya dengan gemerlap industri musik nasional.

Suasana Magis di Festival

Suasana hangat mulai terasa saat langit Surabaya mulai berganti warna saat senja menjelang. Pukul 18:00 WIB, setelah ibadah Maghrib, Celia Noreen, solois asal Surabaya, memulai penampilannya di Main Stage. Celia membuka malam dengan penampilan yang syahdu, memukau ribuan penonton yang memadati area festival dengan sentuhan aransemen pop-jazz yang dipersembahkannya.

Momen paling berkesan adalah saat lagu legendaris “Tanjung Perak” terdengar. Dalam aransemen jazz yang segar, instrumen yang dinamis harmonis dengan lirik ikonik lagu tersebut, menghidupkan kembali kenangan maritim Kota Pahlawan di panggung SUBEC yang modern.

“Aransemen jazz dari lagu Tanjung Perak tadi sungguh memiliki karakter yang kuat. Meskipun lokasinya berpindah ke SUBEC, esensi maritim dan identitas Surabaya masih sangat terasa,” kata Rezky (24), pengunjung asal Surabaya yang turut hadir dalam acara tersebut.

Kemeriahan Malam Festival

Sebelum penampilan puncak, TPJ 2026 semakin memanas dengan deretan musisi ternama yang menghangatkan festival. Mulai dari Fiersa Besari yang menghadirkan lagu-lagu folk melankolis, HIVI! yang memperdengarkan tembang hits, hingga penampilan teatrikal puitis Nadin Amizah dan aksi Sal Priadi yang antusias menjaga ribuan penonton terhibur.

Memasuki malam, penonton semakin bergairah. Pukul 22:20 WIB, Mahalini menutup festival dengan penampilan megah. Mulai dari lagu “Mati-Matian”, “Bohongi Hati”, hingga “Sisa Rasa”, riuh rendah suara penonton mengiringi setiap nadanya. Klimaks tercapai saat Mahalini membawakan “Bawa Dia Kembali” diiringi dengan ratusan kembang api di langit malam, mengakhiri festival dengan megah.

Tanjung Perak Jazz 2026 bukan hanya menyajikan hiburan yang berkesan, tetapi juga menjadi wadah apresiasi musisi lokal dengan kemegahan festival musik berskala nasional.


Source link