Wendy’s memperluas cara komunikasinya dengan merilis album emo, bukan menu burger atau ayam goreng. Album berjudul Songs to Listen to in a Wendy’s Parking Lot itu resmi diluncurkan pada 23 September 2026 dan berisi enam lagu hasil kolaborasi sejumlah musisi.
Proyek musik tersebut diproduseri Matt Squire. Sejumlah nama yang terlibat antara lain Matty Mullins dari Memphis May Fire, Shane Told dari Silverstein, serta Derek DiScanio dari State Champs. Album ini telah tersedia di Spotify dan berbagai platform streaming lainnya.
Wendy’s juga merilis video musik untuk proyek tersebut melalui kanal YouTube resminya. Kehadiran album ini menjadi langkah berbeda bagi jaringan restoran cepat saji asal Amerika Serikat yang selama ini dikenal melalui menu burger, ayam goreng, kentang, makanan penutup, dan minuman bersoda.
Enam lagu dalam proyek musik Wendy’s
Istilah emo merujuk pada genre musik rock yang menonjolkan lirik emosional, introspektif, serta bersifat pengakuan pribadi. Dalam proyek ini, Wendy’s mengemas identitas tersebut melalui kolaborasi dengan para musisi dari sejumlah band yang dikenal dalam skena emo dan rock.
Meski diluncurkan oleh merek restoran, album Songs to Listen to in a Wendy’s Parking Lot tidak diposisikan sebagai produk makanan baru. Judulnya justru memanfaatkan salah satu ruang yang lekat dengan aktivitas pelanggan restoran cepat saji, yakni area parkir, sebagai latar untuk menikmati musik.
Informasi mengenai tema tiap lagu tidak dirinci dalam keterangan yang tersedia. Namun, seluruh album dapat didengarkan melalui layanan streaming, sementara video musiknya dapat diakses di kanal resmi Wendy’s di YouTube.
Dari burger persegi ke album emo
Wendy’s didirikan Dave Thomas pada 1969. Nama merek tersebut diambil dari nama tengah putrinya, Melinda Luo Wendy Thomas. Sosok Melinda juga menjadi inspirasi logo Wendy’s yang menampilkan kepala seorang anak perempuan dengan rambut dikepang dua.
Dalam bisnis makanan, Wendy’s dikenal lewat beragam burger, termasuk classic burger, classic chicken burger, spicy nanban chicken burger, dan double Dave’s. Restoran ini juga menawarkan ayam goreng tepung, kentang, aneka dessert, serta minuman bersoda.
Dave Thomas disebut pernah menjadi chef di KFC. Meski demikian, untuk Wendy’s ia meracik bumbunya sendiri. Ciri lain yang membedakan burger Wendy’s adalah patty daging sapi berbentuk persegi, bukan bundar mengikuti bentuk roti.
Dari sisi desain gerai, Wendy’s mengusung gaya retro klasik melalui tagline “Old Fashioned Hamburger”. Jaringan restoran tersebut kini memiliki ribuan gerai di berbagai negara. Di tengah identitas kuliner itu, album emo menjadi salah satu bentuk kolaborasi baru yang dipilih Wendy’s untuk memperkenalkan mereknya melalui medium musik.
